Selasa, 25 Mei 2010

keistimewaan menuntut ilmu

keistimewaan menuntut ilmu ditugaskan sabda nabi SAW." sesungguhnya para malaikat akan membentangkan sayapnya ( merendahkan sayapnya untk memberi perlindungannya) bagi penuntut ilmu karena ridho dengan apa dilakukannya " ( H.R. Imam Ahmad, Almusad(4/239 adtirmidzi as-sunah (2682) " dan ingatlah,Ketika Allah mengambil janji dari orang yang telah diberi kitab yaitu hendaklah kamu menerangkan isi kitab itu kepada manusia dan jangan kamu menyembunyikannya " ( Qs. Ali Imron [3], 87 ) " mengenai keistimewaan belajar dan mengajar muadz bijabil berkata, pelajarilah ilmu sesungguhnya mempelajari ilmu karena ALLAH SWT ADALAH SESUATU tasbih, menelitinya adalah jihad, mengajarkannya kepada yang tidak tahu adalah sodaqah dan mencurahkannya kepada ahlinya dinilai sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah, Ilmu menjadi penghibur dikala sepi, teman dikala sendiri petunjuk dalam agama, menjadi penyebar dikala senang dan susah. Ilmu bagaikan teman dan pembantu dalam segala situasi dan obor penerang menuju surga. dengan ilmu, Allah SWT mengangkat derajat suatu kaum dan menempatkan mereka ditempat terhormat.ilmu adalah petunjuk jalan bagi mereka kebaikan sehingga jejak mereka di ikuti dan perilaku mereka diteladani. Para malaikat melindungi mereka dengan sayap-sayap yang membentang, setiap benda, baik kering maupun basah , hingga ikan - ikan dilaut, hewan - hewan buas danbinatang ternak didarat serta burung -burung dilangit memohon ampunan bagi mereka" "lihat al-mundziri, at targhib wa at-tarhib (1/94) al-ajluni, kasyf al-khafa(1/367);ibnu iraq Tanzib asyrah.(1/281) al Iragi, at-mughni hamli al-asfar (1/12)"

Rabu, 12 Mei 2010

ada waktu

bahwa setiap manusia diberi tubuh untuk melakukan aktivitas yang diperlukan sehingga proses metabolisme itu dapat berjalan lancar. tubuh ini ada waktu untuk makan, minum, sholat, berbagi dengan orang lain dan seterusnya. proses itu membuat kita merasa senang sedih. waktuterus berjalan tidak mungkin kembali tak terasa umur sudah tua tapi apa yang telah kita perbuat selama ini sudahkah kita membahagiakan orang yang paling disayangi. waktu dapat memburu kita tinggal kita bisa mengaturnya atau tidak. masih ada waktu untuk memperbaiki diri ini untuk lebih dekat kepada sang Pemberi hidup.